Dolopo – Suasana berbeda tampak di lingkungan SMK Muhammadiyah 3 Dolopo selama pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) Genap Tahun Pelajaran 2025/2026. Berbeda dengan ujian yang didominasi soal tertulis, pelaksanaan SAS kali ini berfokus pada ujian praktik yang dirancang untuk mengukur keterampilan, ketelitian, dan kemampuan peserta didik dalam menerapkan kompetensi sesuai bidang keahlian masing-masing.
Seluruh siswa mengikuti rangkaian ujian praktik di bengkel, laboratorium, maupun ruang praktik sesuai jurusan yang ditempuh. Melalui kegiatan ini, setiap peserta didik dituntut mampu menyelesaikan pekerjaan berdasarkan standar kompetensi yang telah dipelajari selama satu semester.
Pada Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR), siswa melaksanakan berbagai pengujian dan perawatan kendaraan. Kegiatan praktik meliputi pemeriksaan komponen kendaraan, servis berkala, identifikasi kerusakan, hingga proses perbaikan sesuai prosedur kerja. Ketelitian dalam menggunakan alat, ketepatan langkah kerja, serta hasil akhir pekerjaan menjadi bagian penting dalam penilaian.
Sementara itu, siswa Teknik Sepeda Motor (TSM) menjalani ujian praktik berupa pemeriksaan sistem sepeda motor, perawatan mesin, pengecekan sistem kelistrikan, serta proses perbaikan sesuai standar industri. Selama pelaksanaan ujian, peserta dituntut mampu bekerja secara sistematis dengan memperhatikan keselamatan kerja dan penggunaan peralatan bengkel secara tepat.
Di bidang kreatif, siswa Desain Komunikasi Visual (DKV) menunjukkan kemampuan dalam menghasilkan karya desain sesuai tema yang telah ditentukan. Ujian praktik meliputi proses penyusunan konsep, pengolahan elemen visual, penggunaan perangkat lunak desain grafis, hingga penyajian hasil karya dalam bentuk media digital maupun cetak. Aspek kreativitas, komposisi visual, tipografi, serta ketepatan penyampaian pesan menjadi bagian dari indikator penilaian.
Berbeda dengan jurusan lainnya, peserta didik Desain Produksi Busana (DPB) melaksanakan ujian praktik melalui proses pembuatan produk busana. Tahapan yang dikerjakan meliputi pengukuran, pembuatan pola, pemotongan bahan, proses menjahit, hingga penyelesaian akhir (finishing). Setiap tahapan dikerjakan dengan memperhatikan kerapian, ketepatan ukuran, kualitas jahitan, dan hasil akhir produk.
Pelaksanaan SAS praktik berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan sekolah. Setiap ruang praktik dipersiapkan dengan peralatan, bahan, serta instrumen penilaian yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing kompetensi keahlian. Guru produktif bertugas melakukan observasi terhadap proses kerja sekaligus menilai hasil praktik berdasarkan rubrik yang telah disusun.
Model ujian berbasis praktik ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk menunjukkan kemampuan secara langsung melalui hasil kerja nyata. Selain mengukur pemahaman terhadap materi pembelajaran, pelaksanaan SAS juga menjadi sarana evaluasi terhadap keterampilan teknis, manajemen waktu, disiplin, serta kemampuan menyelesaikan pekerjaan sesuai standar yang berlaku pada dunia kerja.
Melalui pelaksanaan SAS Genap Tahun Pelajaran 2025/2026, SMK Muhammadiyah 3 Dolopo terus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan proses penilaian yang berorientasi pada kompetensi. Dengan mengedepankan praktik sesuai bidang keahlian, sekolah tidak hanya mengevaluasi capaian pembelajaran peserta didik, tetapi juga mendorong mereka untuk semakin siap menghadapi tantangan di dunia usaha, dunia industri, maupun jenjang pendidikan berikutnya.